JAKARTA – Pihak manajemen RNC akhirnya angkat bicara demi meluruskan pemberitaan simpang siur yang berkembang di masyarakat belakangan ini. Mereka menegaskan bahwa seluruh permasalahan produk saat ini telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak pabrik selaku produsen resmi.Pihak RNC mengimbau semua pihak untuk tetap tenang dan tidak termakan spekulasi.
Pasalnya, saat ini pihak pabrik tengah berkoordinasi dan menunggu arahan resmi serta hasil investigasi lebih lanjut dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Pusat.Tunduk pada Aturan BPOMPerwakilan RNC mengingatkan masyarakat dan pelaku media sosial terkait aturan hukum yang berlaku. Berdasarkan regulasi resmi, pihak luar dilarang keras membuat ulasan (review) sepihak atau menyebarluaskan pemberitaan mengenai keamanan produk yang bukan bersumber langsung dari BPOM Pusat.Ketentuan hukum ini secara jelas tertuang dalam Peraturan Kepala BPOM Nomor 16 Tahun 2025 tentang Partisipasi Masyarakat dalam Pengawasan Obat dan Makanan. Aturan tersebut membatasi wewenang pihak-pihak tidak resmi dalam memberikan pernyataan publik yang dapat memicu keresahan.Diduga Akibat Persaingan Bisnis dan Konflik InternalPihak RNC menduga kuat bahwa kegaduhan yang viral di media sosial ini sengaja diciptakan oleh oknum pemilik (owner) brand kompetitor. Aksi penggiringan opini tersebut disinyalir dipicu oleh sentimen pribadi dan persaingan bisnis yang tidak sehat.”Kami melihat ada dugaan perseteruan antara oknum owner tersebut dengan mantan anggota timnya, yang saat ini telah resmi bergabung dengan brand RNC,” ujar perwakilan manajemen.RNC menegaskan bahwa oknum yang memviralkan berita tersebut sama sekali tidak memiliki kaitan dengan BPOM. Oleh karena itu, yang bersangkutan tidak memiliki wewenang hukum apa pun untuk mengeluarkan statmen terkait legalitas maupun keamanan produk di pasar. Pihak RNC meminta publik untuk menyaring informasi dan hanya memercayai rilis resmi dari BPOM Pusat selaku otoritas tertinggi.


