Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, Pihak pengelola menyatakan bahwa keterbatasan anggaran serta minimnya tenaga pemeliharaan menjadi salah satu penyebab belum optimalnya perawatan taman. Meski demikian, mereka berjanji akan melakukan perbaikan secara bertahap, mulai dari membersihkan area taman hingga memperbaiki fasilitas yang mengalami kerusakan agar dapat kembali menarik minat wisatawan.
Taman wisata yang sebelumnya menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat kini mengalami penurunan kualitas akibat kurangnya perawatan. Kondisi taman terlihat dipenuhi rumput liar, sampah yang berserakan, serta beberapa fasilitas umum yang rusak. Situasi tersebut membuat pengunjung merasa kurang nyaman saat berkunjung. Sejumlah pengunjung mengungkapkan kekecewaannya terhadap kondisi taman.
Mereka menilai kebersihan dan kenyamanan yang dulu menjadi daya tarik utama kini sudah jauh berkurang. Tidak hanya memengaruhi kenyamanan wisatawan, kondisi taman yang terbengkalai dengan penuh coretan dinding berdampak pada menurunnya jumlah pengunjung. Kondisi ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya promosi, munculnya destinasi wisata baru yang lebih menarik, Akibatnya suasana taman menjadi lebih sepi dan aktivitas ekonomi masyarakat yang bergantung pada sektor wisata ikut terdampak.
Kondisi tersebut membuat kenyamanan dan keselamatan pengunjung menjadi perhatian. Beberapa lampu penerangan tidak berfungsi sehingga area taman menjadi gelap pada sore hingga malam hari. Fasilitas umum seperti toilet dan tempat sampah juga tidak terawat, sementara sebagian wahana bermain terlihat berkarat dan berpotensi membahayakan anak-anak yang menggunakannya. calon pengunjung disarankan mempertimbangkan kondisi fasilitas sebelum memutuskan untuk berkunjung, terutama jika membawa anak-anak atau anggota keluarga lanjut usia.
Masyarakat berharap pemerintah dan pengelola dapat bekerja sama untuk mengembalikan kondisi taman menjadi lebih bersih, aman, dan nyaman. Dengan perawatan yang rutin serta dukungan dari pengunjung untuk menjaga kebersihan, taman wisata tersebut diharapkan dapat kembali menjadi ruang rekreasi yang menarik dan memberikan manfaat bagi warga maupun wisatawan. Jika pengelola taman wisata tidak melakukan inovasi atau perawatan secara berkala, daya saing destinasi akan menurun sehingga semakin sedikit orang yang tertarik untuk berkunjung.







